Rubrik Utama

Daerah

Warga Samarinda Ini, Habiskan 50 Juta, Borong Takjil Untuk Dibagikan Kepada Masyarakat

Foto Metronews.co

Kaltimtuah.id, SAMARINDA- Meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, namun tidak menyurutkan niat dan langkah umat muslim untuk melakukan kegiatan berbagi rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan.

Seperti pada Selasa, 11 Mei 2021 sore, sekira pukul 15.30 WIB, H Suriansyah mendatangi penjual takjil dan memborong semua takjil yang ada dibeberapa tempat di Samarinda.

Berdasarkan pantauan Metronews.co Aksi borong takjil itu diawali di Jalan Kehewanan Samarinda, Suriansyah awalnya pura-pura menyamar sebagai pembeli, setelah ngobrol dengan para penjual ia pun memborong semua takjil yang di jual berjejer di Jalan Kehewanan, sontak aksi pria yang belakangan diketahui merupakan pengusaha sukses tersebut membuat para penjual terharu dan bahagia, bahkan beberapa penjual terlihat menangis bahagia.

Para penjualpun ramai-ramai mendoakan pengusaha yang dikenal dermawan itu agar dipanjangkan umurnya dan dilimpahkan rezkinya.

“Alhamdulillah ya Allah, ada orang baik yang memborong semua jualan kami, biasanya jualan kami sepi, kali ini kami beruntung karena jualan kami di borong semua, semoga beliau dimurahkan rezekinya, dipanjangkan umurnya.”ujar Hafsiah.

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengguna jalan, tidak hanya itu para penjual juga mendapat uang tambahan dari Suriansyah. Usai memborong takjil di Jalan Kehewanan Suriansyah bersama tim nya dari Yayasan Peduli Sesama Mansyur Tuah bergeser ke Jalan Wahid Hasyim dan Loa Bakung Sempaja, ditempat itu Suriansyah bersama tim nya kembali melakukan hal yang sama.

Aksi H Suriansyah membuat para penjual senang dan bahagia karena jualan mereka cepat habis dan bisa berbuka bersama dengan keluarga di rumahnya. Sementara salah satu penjual yang kebetulan mendapatkan bantuan renovasi rumah dari Yayasan Peduli Sesama Mansyur Tuah ikut menangis bahagia, karena kembali mendapatkan bantuan dari orang yang sama.

“Senang bangat ya Allah, kemarin saya mendapatkan bantuan renovasi rumah dari beliau, dan sekarang dagangan saya diborongnya lagi, semoga bapak Suriansyah dimudahkan rezekinya, dipanjangkan umurnya.” ujar ibu Ani sambil mengusap air matanya.

Sementara itu H Suriansyah Ketua Yayasan Peduli Sesama Mansyur Tuah mengatakan aksi berbagi di bulan ramadan tersebut ia lakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta, dan itu juga ia lakukan karena pandemi COVID-19 yang saat ini masih terjadi sehingga mengakibatkan penjualan sepi.

“ini masih pandemi, biasanya jualan mereka banyak pembelinya, tapi ini sepi, makanya kita memborong semua jualan mereka, agar mereka bisa membayar zakat dan membayar utang bagi yang memiliki utang, karena tadi sempat ngobrol dengan para pembeli modalnya itu katanya mereka ngutang.” ujar H Suriansyah dilokasi.

Lebih lanjut, pengusaha dengan panggilan akrab Sasa tersebut menjelaskan aksi memborong takjil itu dilakukan dengan spontanitas, karena beberapa hari terakhir ia disibukan dengan acara buka bersama dengan anak yatim dan lansia dikediamanya. Ia pun menyiapkan uang 50 juta untuk memborong dagangan penjual takjil.

“Sebenarnya ini spontan ya, karena beberapa hari terakhir sibuk dengan acara buka bersama di rumah, karena tadi gak ada kerjaan makanya saya berpikir untuk memborong takjil, dan saya siapkan 50 juta, tapi yang habis 45 juta, ini masih sisa 5 juta” Jelasnya.

Aksi sosial yang dilakukan oleh H Suriansyah lewat Yayasan Peduli Sesama Mansyur Tuah bukan pertama kali, pengusaha yang terkenal dermawan itu kerap melakukan aksi sosial, dengan melakukan renovasi rumah warga yang tidak mampu, membangun masjid, menyantuni anak yatim dan Lansia. Dan pada bulan ramadan ini Yayasan Peduli Sesama Mansyur Tuah fokus untuk menyantuni anak yatim dan kaum duafa.

Penulis: Redaksi Metronews.co