Rubrik Utama

Daerah

Aksi Berbagi, H Sasa Kembali Borong Dagangan Penjual Sepanjang Jalan Betapus dan Kawasan Prevab

H Sasa memborong jualan para pedagang sepanjang Jalan Betapus

 

Kaltimtuah.id, SAMARINDA– Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda mulai Kamis siang hingga sore hari menyebabkan omset penjualan pedagang menurun. Seperti para pedagang makanan dan minuman di Betapus Samarinda. Tempat yang biasanya ramai dikunjungi anak muda tersebut seketika sepi, akibatnya barang dagangan para penjual di sepanjang jalan Betapus sepi pembeli.

Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh H Suriansyah untuk membantu mereka, pria yang kerap disapa H sasa itu memutuskan untuk mendatangi tempat tersebut dan memborong semua jualan para pedagang.

Berdasarkan pantauan Kaltimtuah.id, pengusaha yang dikenal dermawan tersebut tiba di Betapus sekitar pukul 17 30 Wita, ia bersama tim dari Yayasan Mansyur-Tuah menghampiri satu persatu para pedagang. Tidak berlangsung lama, ia pun memutuskan untuk memborong semua barang jualan pedagang di sepanjang Betapus.

Aksi berbagi yang dilakukan H Suriansyah bersama Yayasan Mansyur Tuah sontak membuat para pedagang senang dan bahagia, beberapa dari mereka juga terlihat menangis bahagia, karena barang jualan yang masih utuh tersebut semuanya laku di borong H Sasa.

Sariah (40) mengaku beryukur karena disaat barang jualannya masih banyak yang belum laku, ternyata ada orang baik yang mau memborong barang dagangan.

“Dari tadi sepi mas, karena seharian hujan, alhamdulillah ada orang baik yang mau memborong dagangan kami, saya tidak bisa berkata apa-apa, semoga pak Haji diberikan kesehatan dan dilimpahkan rezekinya” ujar Sariah sambil mengusap air matanya.

Sementara itu Pipit (38) mengaku kaget saat seorang pria berpeci itu mendatanginya dan memborong dagangannya, padahal saat itu dirinya sudah bersiap-siap untuk pulang.

“Alhamdulillah baru kali ini dapat rezeki nomplok, dari tadi sepi, yang laku baru 35 ribu, alhamdulillah ya Allah, kaget tadi pas bapaknya bilang mau memborong jualan saya, semoga pak Haji di selamatkan dunia akhirat” ujar pedagang yang sudah 6 bulan berjualan di Betapus ini.

 

Antrian warga disalah satu warung lalapan di Daerah Prevab

Makanan diborong tersebut kemudian dibagikan kepada pengguna jalan di masyarakat sekitar.

H Suriansyah, Ketua Yayasan Mansyur Tuah mengatakan aksi berbagi ini ia lakukan semata mata untuk meringankan beban para pedagang kecil, apalagi barang dagangan mereka nyaris tidak ada yang laku akibat sepinya pengunjung.

“Saya sengaja kesini untuk memborong dagangan mereka, apalagi seharian ini habis hujan, tidak ada pembeli dan pengunjungpun sepi, inilah yang membuat hati saya tersentuh, semoga apa yang saya lakukan ini bisa meringankan beban mereka, apalagi disini semuanya pedagang kecil yang menjual gorengan, mihun, pentol dan lain-lain” ujar pria yang kerap berbagi tersebut.

H Suriansyah mengatakan kegiatan berbagi ini memang rutin ia lakukan bersama Yayasan Mansyur Tuah. Ia puh berharap agar pemerintah terus memperhatikan nasib para pedagang- pedagang kecil di Kota Samarinda, salah satunya dengan memberikan bantuan modal untuk para pedagang.

“Saya berharap, agar pedagang-pedagang kecil ini diperhatikan oleh pemerintah, contohnya kalau Kondisinya seperti ini, apalagi mendapatkan keuntungan, mengembalikan modal saja mereka tidak bisa” jelasnya.

Aksi berbagi yang dilakukan H Suriansyah bersama Yayasan Mansyur-Tuah tidak berhenti sampai disitu saja, ia kemudian melanjutkan untuk memborong makanan di sejumlah warung makan di daerah Prevab dan jalan bhayangkara, mulai dari warung lalapan, sate, bakso, tek tek, martabak, pentol dan nasi uduk.

Aksi borong makanan yang dilakukan H Suriansyah di sambut antusias oleh masyarakat sekitar, sejumlah warga dan para pengguna jalan terlihat mengantri untuk mengambil makanan gratis tersebut, karena banyak warga yang sengaja datang dari rumah setelah mengetahui adanya makanan gratis di daerah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, aksi berbagi masih dilakukan oleh H Suriansyah bersama tim dari Yayasan Mansyur Tuah.