Rubrik Utama

Daerah

Instruksi Lengkap Wali Kota Samarinda tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro

Andi Harun, Wali Kota Samarinda (Istimewa)

Kaltimtuah.id, SAMARINDA- Wali Kota Samarinda Andi Harun mengeluarkan instruksi Nomor 01 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diperketat untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di kota Samarinda.

Instruksi tersebut menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 tanggal 2 juli 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, dan instruksi Gubernur Kalimantan Timur Nomor 14 tahun 2021 tanggal 2 Juli 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro diperketat untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur.

Berdasarkan perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Samarinda, maka perlu tindakan-tindakan preventif dan menyelamatkan masyarakat dari bahaya Covid-19 yang terus mengancam.

Untuk itu Wali Kota Samarinda menginstruksikan kepada Camat se-kota Samarinda, Lurah se-kota Samarinda OPD terkait untuk mengaktifkan kegiatan posko PPKM Mikro Covid-19 pada level Kota, Kecamatan, Kelurahan hingga RT dengan melibatkan TNI -Polri dan elemen masyarakat.

“Mengaktifkan operasi yustisi di semua tingkatan bekerjasama dengan TNI & Polri secara rutin, terukur dan terpadu. Penyekatan jalan masuk/keluar kota Samarinda, antara lain, batas Selatan di Jl. Tol dan Jl. Rifaddin, batas Barat Laut di Jl. Suryanata batas Utara di Jl. Poros Samarinda – Bontang.” Demikian bunyi surat edaran tersebut.

Sementara untuk pembatasan kegiatan masyarakat, antara lain sebagai berikut : Mall, Supermarket/Swalayan, THM, Restoran/warung makan, Café dan sejenisnya tutup pada pukul 21.00 wita, dan kegiatan masyarakat di hotel/penginapan dan atau tempat lainnya yang mengumpulkan orang yang dibatasi maksimal 50 (lima puluh) orang dan pesertanya telah dinyatakan negatif covid-19 melalui Swab PCR, Antigen, melarang kegiatan resepsi, hiburan rakyat dan sejenisnya melarang kegiatan pasar malam dan sejenisnya.

Lebih lanjut, dalam instruksi tersebut pedagang maupun pengunjung pasar tradisional wajib mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Sementara Apotek, Klinik dan pelayanan kesehatan lainnya serta kegiatan distribusi dan layanan toko sembako serta kebutuhan dasar masyarakat lainnya tetap dilaksanakan secara normal dan dikecualikan dalam pembatasan kegiatan ini, namun tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Melarang anak-anak hingga usia 18 (delapan belas) tahun, dan melaksanakan dan/atau ikut serta beraktifitas ditempat umum.

Melaksanakan wfh (work from home) untuk opd/instansi diatur oleh kepala OPD masing-masing mengacu kepada surat Sekretaris Daerah Kota Samarinda nomor 060/0686/013.02 perihal penyesuaian sistem kerja dan untuk pegawai diluar Pemerintah Kota Samarinda baik pemerintahan maupun swasta menyesuaikan.

melakukan penindakan sepenuhnya tempat-tempat atas perbuatan/pelanggaran
yang patut diduga berpotensi terjadinya kerumunan dan penyebaran Covid-19.

menghimbau pelaksanaan kegiatan dirumah ibadah masing masing wajib mematuhi protokol kesehatan covid-19. Instruksi wali kota ini berlaku sejak tanggal 3 juli 2021 sampai dengan 20 juli 2021, selanjutnya akan ditinjau kembali berdasarkan perkembangan epidemi covid-19 di Kota Samarinda dan/atau berdasarkan ketentuan dari Pemerintah Republik Indonesia.