Rubrik Utama

Daerah

Nenek Penjual Gorengan Menangis Bahagia Dapat Rezeki Tak Terduga. Awalnya Dikira Bercanda, Ternyata…

Nenek Namri, tak kuasa menahan air matanya, mengetahui barang jualannya diborong semuanya

Kaltimtuah.id SAMARINDA– Namri nenek yang berusia 70 tahun sedang sibuk menggoreng pisang di warungnya di Jalan Musosalim Samarinda. Namri yang sehari-hari berjualan gorengan dan minuman ini memang kerap menghabiskan waktunya di tempat jualan, apalagi ia merupakan tulang punggung keluarganya

Kamis (01/07) salah satu hari yang paling ia ingat, dirinya yang saat itu sedang menunggu pembeli tiba-tiba didatangi pria berpeci. Pria itu awalnya datang untuk membeli gorengannya.

Pria tersebut lantas meminta nenek tersebut untuk menggoreng semua pisang yang ada di warungnya, mendengar permintaan pembeli itu nenek Namri hanya mengangguk dan tersenyum, karena ia kira pria berpeci itu hanya bercanda.

“Awalnya dia datang nanya berapa harga gorengan, setelah itu dia meminta saya untuk menggoreng semua pisang yang ada di warung, saya pikir dia hanya bercanda” kata nenek Namri dengan mata berkaca kaca.

Nenek Namri lantas terkejut saat pria itu mengatakan bahwa ia tidak hanya memborong gorengan, namun pria itu akan memborong semua barang yang ia jual di warungnya. Mendengar itu nenek yang memiliki 3 orang cucu tersebut berusaha meyakinkan lagi dengan menanyakan kepada pria berpeci itu, apakah dia serius untuk memborong barang jualanya.

” Ia kemudian menyuruh saya menghitung semua harganya, serasa mimpi ya Allah, saya biasa dapat sehari 70- 100 ribu, tapi ternyata hari ini habis gak ada yang tersisa, semua isi warung di borongnya” tambah nenek Namri sambil mengusap air matanya.

Namri menambahkan, baru kali ini ada orang baik yang mau memborong semua barang jualannya. Ia pun mendo’akan pria tersebut agar diberikan kesehatan dan dimudahkan rezekinya.

” Baru kali ini ada orang baik yang memborong semua isi jualan saya, semoga bapak diberikan kesehatan dan dimudahkan rezekinya” ujarnya lagi sambil menangis bahagia.

Pria berpeci ini adalah H Suriansyah ketua Yayasan Mansyur Tuah

Pria yang berpeci yang memborong semua barang jualan nenek Namri tersebut ternyata H Surianyah salah seorang pengusaha yang dikenal dermawan.

H Sasa panggilan akrabnya saat dikonfirmasi mengatakan awalnya ia sedang lewat di kehewanan, namun ia terhenti saat melihat nenek itu yang sedang berada di warungnya, untuk menunggu pembeli yang datang.

Melihat nenek Namri, Surianyah langsung teringat almarhum ibunya, ia pun memutuskan untuk memborong semua jualan nenek Namri.

“Tadi lewat sini, dan berhenti melihat ibu ini, saya langsung teringat Almarhum ibu saya, dan saya langsung memutuskan untuk memborong semua dagangannya, dan apa yang saya lakukan ini saya niatkan untuk almarhum ibu saya” ujar H Surianyah yang juga ketua Yayasan Mansyur Tuah tersebut.

Barang yang ia borong tersebut, kemudian dibagikan kepada masyarakat dan warga yang melintas di jalan tersebut.

H Surianyah, memang tak asing lagi bagi warga kota Samarinda, namanya selalu disebut-sebut karena aksi berbagi yang kerap ia lakukan kepada pedagang kecil dan warga yang tidak mampu.