Rubrik Utama

Daerah

Yayasan Mansyur Tuah Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Lok Bahu

Ketua Yayasan Mansyur Tuah turun langsung memberikan bantuan untuk korban banjir Lok Bahu

Kaltimtuah.id, SAMARINDA– Yayasan Mansyur Tuah turun langsung menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang Sabtu (3/7/2021).

Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, pampers dan minyak angin.

Berdasarkan pantauan tim Redaksi Kaltimtuah.id, pembagian bantuan ini dipimpin langsung oleh ketua Yayasan Mansyur Tuah dan dibantu sejumlah relawan. Pengusaha yang terkenal dermawan itu langsung mendatangi satu persatu rumah warga yang tergenang banjir.

Hingga berita ini diturunkan, tim dari Yayasan masih menyalurkan bantuan di lokasi.

Ketua Yayasan Mansyur Tuah H Suriansyah mengatakan bantuan yang diberikan ini sebagai bentuk kepedulian Yayasan Mansyur Tuah kepada masyarakat yang menjadi korban banjir. Ia pun berharap bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban korban, apalagi warga saat ini sangat membutuhkan makanan siap saji, lantaran peralatan dapur belum bisa digunakan.

“Hari ini kami menyalurkan makanan siap saji untuk korban banjir di Lok Bahu, ini bentuk kepedulian kita terhadap warga Samarinda, tidak hanya makanan siap saji, kami juga menyalurkan sejumlah perlengkapan bayi, Mudah-mudahan bisa meringankan beban mereka” ujar H Suriansyah di lokasi.

Lebih lanjut, pria yang disapa H Sasa tersebut menyebutkan, bahwa tim nya akan terus menyalurkan bantuan kepada korban banjir, ia pun berharap pemerintah agar bergerak cepat untuk membantu warga korban banjir.

“Kami akan terus menyalurkan bantuan, sepanjang banjir masih melanda daerah ini, dan saya harap pemerintah juga bergerak cepat untuk membantu para korban banjir” jelasnya.

Tim Yayasan Peduli Sesama Mansyur Tuah saat berada di lokasi banjir

Banjir akibat hujan lebat hingga meluapnya air sungai masih menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Sabtu (3/7/2021).

Dari data kelurahan, sebanyak 13 RT terendam banjir sejak dua hari. Hal ini menyababkan 1.912 jiwa dari 478 kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Hal ini kenyebabkan banyak warga kesulitan beraktivitas akibat tingginya genangan hingga selutut orang dewasa tersebut.

Salah seorang warga Aldi, mengatakan sudah dua hari banjir merendam rumah warga. Dan hingga saat ini mereka belum mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah.

“Belum ada mas, baru dari Yayasan ini yang datang menyalurkan bantuan,” ujarnya.