Rubrik Utama

Daerah

Jadi Pembicara di TVRI Kaltim, Haji Sasa: Saya Berbagi Diniatkan untuk Almarhum Kedua Orang Tua Saya

Haji Sasa saat bersama narasumber usai mengisi talkshow di studio TVRI Kaltim

Kaltimtuah.id, SAMARINDA– Sering viral di media sosial akibat aksi berbaginya membuat haji Suriansyah kerap di undang dalam acara- acara talkshow baik untuk media televisi maupun radio.

Terbaru, haji Suriansyah menjadi salah satu pembicara pada program “musik kita”  yang disiarkan langsung oleh TVRI Kaltim Sabtu (25/09).

Talkshow dengan tema “Pemuda Millenial” tersebut membahas tentang peran pemuda dimasa pandemi. Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh beberapa pengusaha muda dan Ketua DPD KNPI Kaltim Arif Rahman Hakim serta diikuti oleh DPC KNPI Kabupaten Kota secara virtual dan ada juga haji AAN salah satu pengusaha muda di Kaltim.

Pada acara tersebut pria sapaan akrab haji Sasa itu mengungkapkan bahwa aksi berbagi yang ia lakukan semata- mata sebagai sedekah untuk kedua orang tuanya yang sudah meninggal dunia.

“Saya berbagi hanya semata- mata ingin membahagiakan kedua orang tua saya, apalagi kondisi PPKM, dan jualan para pedagang sepi pembeli, dan itu membuat hati saya bergerak” ujar haji Suriansyah saat live di studio TVRI Kaltim.

Lebih lanjut, haji Sasa menambahkan bahwa kegiatan berbagi yang ia lakukan tidak hanya di Kaltim, namun ia kerap berbagi di setiap tempat yang ia kunjungi. Hal itu ia lakukan selain untuk membahagiakan almarhum orang tuanya, aksi berbagi yang ia lakukan untuk memotivasi para pengusaha maupun pejabat agar mereka ikut membantu sesama ditengah kondisi pandemi yang berkepanjangan ini.

“Bukan serta merta mau pamer, saya berbagi di setiap tempat, di Jakarta juga, sebenarnya ingin memotivasi para pejabat dan pengusaha agar mereka ikut berbagi, di Kaltim banyak pengusaha- pengusaha sukses, kalau kita semua ikut peduli, Insya Allah mereka sangat terbantu” tambah ketua Yayasan Mansyur Tuah itu.

Sementara itu ketua DPD KNPI Kaltim Arif Rahman Hakim mengatakan peran pemuda sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19, tidak hanya itu pemuda juga dituntut untuk lebih kreatifitas ditengah kondisi yang serba terbatas ini.

“Bicara anak muda yakni bicara banyak dimensi dan banyak perspektif. Ditengah terbatasnya ruang dan waktu maka dibutuhkan kreatifitas pemuda. Kalimantan Timur harus cepat beradaptasi dan pemuda harus bisa melihat peluang peluang, agar kita bisa berlari cepat”ujar Arif Rahman Hakim.

Penulis: Redaksi Kaltimtuah.id

Editor: Fatham