Rubrik Utama

Daerah

ABM Group Salurkan 3000 Dosis Vaksin Sinovac

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat acara vaksinasi yang diselenggarakan oleh ABM group. (ist)

Kaltimtuah.id, SAMARINDA: Tersedianya vaksin COVID-19 turut membawa harapan baru dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional. Menyadari hal tersebut, perusahaan energi terintegrasi nasional PT ABM Investama Tbk. (IDX: ABMM) menghadirkan sentra vaksinasi dengan menyediakan 3000 dosis vaksin Sinovac kepada masyarakat Samarinda.

Hal ini tentunya merupakan dukungan untuk mempercepat penyaluran vaksin ke seluruh wilayah Indonesia. Penyelenggaraan Sentra Vaksin yang berlokasi di GOR Sempaja, Samarinda (6/11/2021) ini juga turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi, beserta jajarannya.

Kepada media ini, Direktur Utama ABM Investama, Andi Djajanegara, menjelaskan sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Indonesia, ABM Group senantiasa mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerataan dan percepatan distribusi vaksin ke seluruh wilayah nusantara.

“ABM Group percaya vaksinasi adalah cara yang efektif untuk menghindari bahaya virus Covid-19. Hadirnya program ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan ABM Group beserta seluruh entitas anak usaha untuk bersama melawan Covid-19,” jelas Andi.

Andi menambahkan bahwa, ABM Group sebelumnya juga telah melaksanakan penyelenggaraan Sentra Vaksin di beberapa wilayah lain di Indonesia, diantaranya Meulaboh, Jambi, Lahat, Tapin, Sebamban, Balikpapan dan Jabodetabek. “Ke depannya kami akan terus berupaya untuk menghadirkan Sentra Vaksin di kota lainnya. Kami berharap hadirnya Sentra Vaksin ini bisa membangun kesadaran masyarakat untuk vaksin, sekaligus mewujudkan tercapainya herd immunity di masyarakat Indonesia,” tambah Andi.

Upaya kolaboratif juga diwujudkan oleh ABM Group dalam pelaksanaan acara Sentra Vaksin ini, dengan melibatkan berbagai pihak lainnya untuk memastikan kelancaran jalanya acara.

“Diantaranya, Dispora Kaltim yang turut membantu dari sisi penyediaan lokasi, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang membantu penyediaan vaksin Sinovac bagi seluruh peserta, serta Loket.com untuk memberikan kemudahan bagi peserta dalam proses registrasi dan penyelenggaraan acaranya,” bebernya.

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi dalam kesempatannya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak ABM Group tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari ABM Group atas terselenggaranya kegiatan Sentra Vaksin di wilayah Kaltim pada umumnya dan Samarinda pada khususnya. Semoga hadirnya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi, sekaligus motivasi bagi seluruh lapisan masyarakat dan juga sektor swasta untuk turut mendukung percepatan pemerataan vaksinasi Covid-19 sehingga herd immunity bisa segera terwujud,” sebut Hadi.

Dikatakan Hadi, sebanyak 61 persen dari tagert 70 persen warga katim sudah melaksanakan vaksinasi

“Ini sesuai dengan target WHO, yakni 70 persen dari total jumlah penduduk yang harus mendapatkan vaksinasi, Artinya Pekerjaan Rumah (PR) kita yakni sebesar 9% dari target yang ditentukan,” jelas orang nomor dua di Bumi Etam tersebut.

“Alhamdulillah juga kita samapaikan bahwa angak terkonfirmasi positif di kaltim berada dibawah 100 orang, dan di Samarinda sejak sebulan terakhir di bawah 10 orang, kita berharap warga tetap menjalankan Prokes,” lanjutnya.

Terpisah, Edwina Tirta selaku VP Creation and Partnership Loket.com menjelaskan, dengan dukungan berbagai partner strategis, kami berupaya mendukung percepatan program vaksinasi nasional dengan membuka sejumlah sentra vaksinasi di Indonesia melalui teknologi Loket.com dan GoTix.

“Secara khusus kami mengapresiasi inisiatif dari ABM GROUP dalam mempercepat program vaksinasi dari Pemerintah. Teknologi event management dari Loket.com terbukti dapat memperlancar seluruh rangkaian sosialisasi, registrasi, hingga pendaftaran peserta vaksinasi dengan lebih efisien, aman, dan nyaman,” jelas Edwina Tirta.

Menurutnya, penyelenggaraan Sentra Vaksin hari ini akan ditujukan memenuhi kebutuhan untuk pemberian dosis pertama. Sementara itu, untuk pemberian dosis kedua akan dilaksanakan 28 hari kemudian, menyesuaikan ketentuan untuk jenis vaksin Sinovac.

“Atas nama perusahaan, kami sekaligus ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa mendorong upaya kolaboratif dari seluruh pihak untuk bersama melawan COVID-19 dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” tutur Andi. (*)